PERKEMBANGAN
TEKHNOLOGI DAN KOMUNIKASI
DISUSUN OLEH :
SELA
AMRIZAL
(1403110208)
PERKEMBANGAN
TEKHNOLOGI DAN KOMUNIKASI
JURUSAN ILMU KOMUNIKASI
4
C IKO PAGI
FAKULTAS ILMU SOSIAL
DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
MEDAN 2016
KATA
PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum
Wr. Wb.
Puji syukur Saya panjatkan kehadirat Allah SWT karena hanya dengan
limpahan rahmat, taufik dan hidayah-Nyalah Saya dapat menyelesaikan makalah
ini. Sholawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga,
sahabat dan pengikut-pengikutnya hingga akhir zaman.
Penyusunan makalah ini Saya buat dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah, Perkembangan tekhnologi dan komunikasi.
Saya menyadari banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini.
Namun, Saya berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi Saya pada
khususnya dan pembaca pada umumnya.
Wassalamualaikum
Wr. Wb.
Medan,03 Maret 2016
Sela Amrizal
DAFTAR ISI
BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang …………………………………..……………………….….….1
1.2 Tujuan……………………………………………..………………….…………1
1.3 Rumusan Masalah
………………………………….…………………………...1
BAB
II. PEMBAHASAN
2.1 Perkembangan
Tekhnologi Komunikasi…………………………………..…..…..2
2.2 Sejarah Teknologi Informasi dan Komunikasi…………………………….…....…3
2.3 Manfaat Teknologi
Internet………………………………………………….…...4
2.4 Media Massa Modern dan
Tradisional……………………………………….…..5
BAB III. PENUTUP
3.1 Kesimpulan………………………………………………………………………8
DAFTAR
PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Perkembangan dalam dunia komunikasi dan informasi telah membawa
kita ke dunia global dan menjadikan masyarakat secara terus menerus diterpa
(exposure) oleh media sehingga terciptalah masyarakat informasi (information
society). Islam tidak pernah mengekang umatnya untuk maju dan modern. Justru Islam
sangat mendukung umatnya untuk melakukan research dan bereksperimen dalam hal
apapun, termasuk teknologi komunikasi.
Perkembangan teknologi menyebabkan munculnya
beragam penggunaan bahasa sesuai dengan media yang digunakan. Teknologi
informasi menjadi babak baru tata dunia dan perkembangan komunikasi manusia.
Revolusi komunikasi ini apabila diurutkan dapat dimulai dari tahap pralisan,
lisan, tulisan, cetakan, media massa, cybernetic hingga media elektronik.
1.2 Rumusan Masalah
1. Perkembangan media massa pada zaman modern
2. Perbedaan media massa modern dan tradisional
1.3 Tujuan Penulisan
Dengan makalah ini
diharapkan untuk lebih memahami perkembangan tekhnologi dan komunikasi. Untuk
mengetahui proses media massa pada saat ini.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Perkembangan
Tekhnologi Komunikasi
Pada awal sejarah, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Maka bahasa
adalah teknologi. Bahasa memungkinkan seseorang memahami informasi yang
disampaikan oleh orang lain. Tetapi bahasa yang disampaikan dari mulut ke mulut
hanya bertahan sebentar saja, yaitu hanya pada saat si pengirim menyampaikan
informasi melalui ucapannya itu saja. Setelah ucapan itu selesai, maka
informasi yang berada di tangan si penerima itu akan dilupakan dan tidak bisa disimpan
lama. Selain itu jangkauan suara juga terbatas. Untuk jarak tertentu, meskipun
masih terdengar, informasi yang disampaikan lewat bahasa suara akan
terdegradasi bahkan hilang sama sekali.
Setelah itu teknologi penyampaian
informasi berkembang melalui gambar. Dengan gambar jangkauan informasi bisa
lebih jauh. Gambar ini bisa dibawa-bawa dan disampaikan kepada orang lain.
Selain itu informasi yang ada akan bertahan lebih lama.Beberapa gambar
peninggalan jaman purba masih ada sampai sekarang sehingga manusia sekarang
dapat (mencoba) memahami informasi yang ingin disampaikan pembuatnya.
Tekhnologi informasi dan komunikasi
mempunyai dua aspek, yaitu tekhnologi informasi dan tekhnologi komunikasi.
Tekhnologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses untuk
mengelola informasi. Sedangkan tekhnologi komunikasi meliputi segala hal yang
berkaitan dengan proses untuk mengirim data dari satu ke lainnya.
2.2 Sejarah Teknologi Informasi dan Komunikasi
Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara
nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. Pertama
yaitu temuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875. Temuan ini
kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang
meliputi seluruh daratan Amerika, bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel
komunikasi trans-atlantik. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif
pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global.
Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, terwujud sebuah transmisi
suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Komunikasi suara tanpa
kabel ini pun segera berkembang pesat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi
audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an.
Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. Lalu diikuti
oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor pada
tahun 1947 dan rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun
1957.
Perkembangan teknologi elektronika, yang merupakan cikal bakal TIK saat
ini, mendapatkan momen emasnya pada era Perang Dingin. Persaingan IPTEK antara
blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (dulu Uni Soviet) justru memacu
perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik
untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi
komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya
melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi ‘otak’ perangkat
keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. Perangkat telekomunikasi
berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi
analog. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal
pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian
berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat
yang mengadopsi teknologi digital. Produk hasil konvergensi inilah yang saat
ini muncul dalam bentuk telepon seluler. Di atas infrastruktur telekomunikasi
dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan
tempat yang tepat untuk berkembang. Konvergensi telekomunikasi – komputasi
multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21, sebagaimana abad ke-18
dicirikan oleh revolusi industri. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin
sebagai pengganti ‘otot’ manusia, maka revolusi digital (karena konvergensi
telekomunikasi – komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi
digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan
kemampuan) ‘otak’ manusia.
2.3 Manfaat Teknologi
Internet
Kehadiran teknologi internet yang semakin canggih telah merubah gaya hidup
manusia dan tuntutan pada kompetensi manusia. Kini kehidupan manusia semakin
tergantung pada komputer. Hal-hal berikut menggambarkan besarnya keterlibatan
teknologi informasi dalam kehidupan manusia.
Manfaat tekhnologi infomasi dan
komunikasi dalam bidang sosial antara lain :
1. Sebagai sumber
informasi dan sarana belajar dari masyarakat.
2. Untuk menumbuhkan jiwa
kewirausahaan bagi masyarakat
3. Meningkatkan informasi
kesehatan. Untuk melihat peluang yang lebih luas untuk memasarkan produk
setempat.
Pemanfaatan teknologi informasi pun dimulai pada
saat teknologi informasi dianggap sebagai media yang dapat menghemat biaya
dibandingkan dengan metode konvensional, misalkan saja pemakaian mesin ketik,
kertas, penghapus, tipe-x, dan lain sebagainya yang cenderung tidak efisien.
Sekarang dengan bantuan komputer kita bisa melihat hasil ketikan di layar
monitor sebelum dicetak (paperless) sehingga lebih effisien dalam waktu dan
tempat penyimpanan file.
Setelah dirasakan bahwa teknologi Informasi dapat
menggantikan cara konventional, orang mulai melihat kelebihan lainnnya, seperti
menggantikan sarana pengiriman surat dengan surat eletronik (e-mail), pencarian
data melalui search engine, chatting, mendengarkan musik, dan sebagainya dimana
pada tahapan ini orang sudah mulai menginvestasikan kepada perangkat komputer.
Dari manfaat yang didapatkan, teknologi informasi mulai digunakan dan
diterapkan untuk membantu operasional dalam proses bisnis.
2.4 Media Massa Modern dan
Tradisional
A. Media massa modern
Pada masa moderen atau globalisasi media massa sangat berkembang
pesat berkat adanya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi. Media masa
di zaman sekarang sangatlah berbeda pada massa
lalu, yakni:
·
Sumber dapat mentransmisikan pesannya kepada
banyak penerima
Maksud sumber dapat
mentransmisikan pesannya kepada banyak penerima adalah pesan dapat
disebar luaskan secara
merata atau kepada banyak orang contohnya saja melalui pesan sms atau
melalui email yang
menggunakan koneksi internet.
·
Isi pesan tidak hanya disediakan oleh lembaga
atau organisasi namun juga oleh individual.
Pada massa modern pesan tidak hanya
disebarluaskan oleh oranisasi atau lembaga tertentu.
Karena adanya
perkembangan teknologi komunikasi dan informasi maka isi pesan bisa siapa saja
yang menyampaikannya atau yang membuatnya melalui jaringan internet atau
seluler dan isi pesan pun bisa juga berupa opini dari seorang individu seperti
junalistik.
·
Tidak ada perantara, interaksi terjadi pada
individu
Pada massa modern
proses penyampain pesan tidak lagi menggunakan perantara seperti melalui
telegram atau pun pengririman surat yang memakan waktu yang sangat lama. Pesan
bisa saja disampaikan secara langsung kepada komunikan melalui sms atau pun
email yang menggunakan koneksi internet.
·
Komunikasi mengalir (berlangsung) ke dalam
Dengan adanya
perkembangan teknologi komunikasi dan informasi proses komunikasi yang
disampaikan oleh media terus berjalan dan mengalir ke dalam. Selama jaringan
komunikasi masih berlanjut maka komunikasi akan tetap berlangsung ke dalam.
B. Media massa tradisional
Media massa
tradisional adalah media massa dengan otoritas dan memiliki organisasi yang
jelas
sebagai media massa.
Secara tradisional media massa digolongkan sebagai berikut: surat kabar,
majalah, radio, televisi, film (layar lebar).
·
Informasi dari lingkungan diseleksi,
diterjemahkan dan didistribusikan
Media massa hanya
sebagai perantara isi pesan tidak semua isi pesan di media massa dapat
didistribusikan ke kehidupan masyarakat. Melainkan harus diseleksi dan
diterjemahkan terlebih dahulu baru didistribusikan ke kehidupan masyarakat.
·
Media massa menjadi perantara dan mengirim
informasinya melalui saluran tertentu
Di sini media massa
hanya menjadi perantara saja untuk mendapatkan informasi dan ketika mereka
ingin mengirimkan informasi mereka tidak menggunakan media massa melainkan
melalui saluran yang mereka biasa gunakan di kehidupan mereka.
·
Penerima pesan tidak pasif dan merupakan
bagian dari masyarakat dan menyeleksi informasi yang mereka terima
Penerima pesan pada
media massa tradisional tidak lah pasif mereka selalu menyeleksi dan menyaring
isi pesan yang perlu dan yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat.
·
Interaksi antara sumber berita dan penerima
sedikit
Media massa
tradisional sangat lah sedikit yang dapat berinteraksi pada sumber berita
karena mereka hanya menerima isi pesan saja tetap tidak bisa memberikan respone
secara langsung.
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Perkembangan teknologi
komunikasi dan informasi sangatlah berperan penting bagi perkembangan media
massa. Media massa di zaman sekarang sangatlah berguna bagi kehidupan masyarakat,
karena media massa di zaman sekarang dapat menambah informasi bagi masyarakat
secara cepat dan instan seiring berkembangnya teknologi komunikasi dan
informasi media massa juga dapat berpengaruh bagi kebutuhan hidup masyarakat.
Karena menurut defenisi para ahli tanpa media massa maka kebutuhan hidup tidak
akan terpenuhi seperti informasi.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar